bersama hormat kuhantarkan asa pada angin berhembus rindu menapak jejak pada kening alam
cinta ini menunggu dibalik kelebatan harap dan kilatan cemas
aku tertimbun pada semua kerapuhan galau yang terus menerpa
apa kau lihat gema rasa yang menasbihkan namamu di sela hatiku
apa pula kau kecap segala cipta dan cita setelah kau bawa cintaku
aku hanya takut pada masa yang kan menyingkap tabir mimpi bila datang sang janji
dan aku cuma ingin detak-detak itu mengalir cepat agar terbuka kenyataan seindah impian atau hanya ujian
lalu tiap remahan ragu kau seka dengan yakinmu, hingga redamkan pilu dan aku takut menunggu suara-suara nyata yang terus membisu
semarang, 21 Januari 2009
Tags: Untuk Allam
This entry was posted
on Kamis, Januari 22nd, 2009 at 07:22 and is filed under puisiku.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a reply