5
Feb
Hilang kini
: Teruntuk Pengobral Cinta di maya yang mengarungi cinta dengan bekal sepi yang dibawa kemana-mana akhirnya mimpi burukku akanmu hilang disapu sang alam tak tahu pengandaian apa untukmu dirimu kenang bayang yang kini menghilang tersapu angin dalam selimut alam tertelan langit membawamu melayang hem...cukup inikah sajak untukmu tidak...terlalu indah kuukirkan dengan segala gores perih janji dan suara-suara yang sayat hati beberapa bulan kau usung cintaku kau nikmati sebagai selir pemujamu dan dirimu tetap asyik tebar rayu namun tetap mencumbu istrimu sakit hati tak terperi saat kau ingkari tahan emosi kala kau pura-pura tak mengerti dan kini cukup tahu diri tak akan mendekati karena engkau hanya sosok penipu sok sepi exsanet, 5 Februari 2009
Tags: Hilang Kini
This entry was posted
on Kamis, Februari 5th, 2009 at 10:55 and is filed under puisiku.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
3 comments so far
Leave a reply